KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MEMANFAATKAN TIK

OLEH :
MIEGEL FEBRI EXANDRA

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

UNIVERSITAS NEGERI PADANG



    Sama-sama kita ketahui bahwa di Indonesia kesadaran secara meluas bahwa internet sebagai medium bisnis baru muncul awal tahun 2000. Selain kondisi sosial politik dan bangkitnya optimisme masyarakat domestik terhadap masa depan ekonomi Indonesia serta euphoria eBusiness di berbagai penjuru dunia sedang mencapai puncaknya, banyak orang Indonesia yang baru tersadar bahwa internet menjanjikan peluang bisnis yang luar biasa. Namun dipihak lain kendala infrastruktur dan rendahnya daya beli, membuat bisnis internet di Indonesia menjadi serba tanggung. 
 
    Perkembangan eBusiness di Indonesia masih banyak mengalami kendala, salah satunya yang berkaitan dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam memanfaatkan teknologi ini. Kendala tersebut muncul karena belum tersosialisasikan secara meluas penggunaan transaksi informasi melalui media elektronik di kalangan dunia usaha kecil menengah, serta masih rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat akan manfaat jasa internet untuk peningkatan taraf kehidupan masyarakat. Selain itu rnasyarakat Indonesia belum sepenuhnya percaya menggunakan jasa internet untuk melakukan transaksi pembayaran secara online mengingat tingginya resiko keamanan karena belum adanya perlindungan hukum maupun standar teknis transaksi informasi melalui internet yang dapat menjamin keamanan serta hukum. 
 
    Selain berkembangnya ebusiness Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) juga mempengaruhi di bidang pendidikan, Penelitian terbaru McKinsey menunjukkan, salah satu dari tantangan utama yang dihadapi Indonesia adalah minimnya SDM berkualitasi. Hal ini disebabkan minimnya jumlah lulusan SMA dan perguruan tinggi yang mampu bersaing untuk lowongan kerja di Indonesia. Indonesia dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memberikan pendidikan bagi para pelajar di daerah terpencil dengan populasi yang rendah, termasuk Indonesia bagian Timur. Pelajarpelajar tersebut akan memperoleh akses pendidikan berkualitas dalam bentuk video lewat penggunaan laptop dibandingkan harus menempuh perjalanan jauh untuk pergi ke sekolah. 
    Teknologi adalah elemen krusial dalam proses menuju Education tenaga pengajar dapat berkolaborasi lebih baik dengan para pelajar melalui personalisasi. Hal ini membuat para tenaga pengajar dapat mengelola perangkatperangkat dalam kelas dan merencanakan rencana studi yang akan memberikan hasil pembelajaran lebih baik. Personalisasi melalui sebuah perangkat memungkinkan pemanfaatan teknologi yang optimal dan memberdayakan para pelajar dalam proses pembelajaran mereka. 
    Salah satunya dengan augmented reality (AR) dan virtual reality (VR), kedua alat ini dapat meningkatkan kualitas proses belajarmengajar saat para pelajar menghadapi pembelajaran berbasis penugasan. Augmented Reality (AR) telah menunjukkan perkembangan yang pesat. Contohnya AR dapat menjadi properti mengajar, Penggunaan augmented reality di kelas juga bisa mengubah kelas yang biasa jadi luar biasa bagi para siswa. Anda bisa menyuguhkan contohcontoh atau game sederhana yang dibuat menggunakan AR. Dengan visual yang interaktif, siswa akan lebih mudah menyerap materi yang diajarkan. AR juga dapat diterapkan untuk pelatihan. Tetapi AR dilaksanakan secara langsung dan dilengkapi dengan elemenelemen digital. 
    Virtual Reality (VR) dilaksanakan secara virtual dengan rangsangan terbatas dari dunia nyata. Apalagi di masa pandemi ini VR sangat dibutuhkan untuk meneruskan kegiatankegiatan terlebih dalam bidang pendidikan. Sebagai pionir dalam pengalaman personal technology, HandPhone membantu Indonesia meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) contohnya terhadap sistem pendidikannya dengan inovasi teknologi dan inisiatif dalam kemitraan dengan institusiinstitusi lokal terkait. Maka semua pemangku kepentingan, termasuk para motivator atapun para tenaga kerja pendidik, perlu turut berpartisipasi dalam mendukung pendidikan di Indonesia. Dengan meningkatkan sistem pendidikan sejak dini, kita dapat memperkaya proses pembelajaran dan membentuk tenaga kerja masa depan yang siap dengan perangkat, alat, pola pikir, dan lingkungan yang tepat untuk bekerja dalam dunia yang kerap berubah

 

Komentar

  1. Terima kasih info yang bermanfaat nya kak 😍😍

    BalasHapus
  2. Semangat penulis, info nya bermanfaat👍👍👍

    BalasHapus
  3. Terimakasih kak atas info yang sangat bermanfaat ini🤲🏻🤲🏻

    BalasHapus
  4. Terimakasii penulis, infonya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  5. Terimakasih informasinya penulisss

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum, terimakasih kepada penulis, sangat membantu dalam pembuatan makalah tugas kuliah saya. Sangat informatif sekalii

    BalasHapus
  7. Sangat bermanfaat, nice penulis

    BalasHapus

Posting Komentar